Selasa, 22 Oktober 2013

Cloud Computing

Pengertian Cloud Computing

 Cloud computing (komputasi awan) merupakan kombinasi pemanfaatan teknonogi komputasi berbasis awan (awan adalah metafora dari internet seperti yang sering digambarkan ketika membuat diagram jaringan komputer sebagai abstarksi dari berbagai infrastruktur yang sangat kompleks).

Sabtu, 19 Oktober 2013

Near Field Communication (NFC)

Apa itu Teknologi NFC?

Teknologi NFC (Near Field Communication) adalah pita wireless jarak pendek yang memungkinkan pertukaran data jarak pendek antar perangkat yang memiliki kemampuan NFC. Teknologi NFC sendiri ini mulai dipopulerkan oleh beberapa vendor Handphone akhir-akhir ini.

Layer OSI

 Layer OSI
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Jumat, 11 Oktober 2013

Infiniband

Infiniband

Infiniband merupakan jenis interface (semacam Gigabit Ethernet) yang dikembangkan Intel untuk menghubungkan server2 dengan remote storage dan perangkat networking (switches). 

Sabtu, 21 September 2013

Media Jaringan



LAPORAN PRAKTIKUM
Instalasi dan Jaringan Komputer

Jumat, 20 September 2013

Kecepatan Infiniband,USB 3.0, Ethernet, Thunderbolt

Kecepatan Infiniband,USB 3.0, Ethernet, Thunderbolt



1. Infiniband
     merupakan jenis interface (semacam Gigabit Ethernet) yang dikembangkan Intel untuk menghubungkan server2 dengan remote storage dan perangkat networking (switches). Infiniband juga dikembangkan untuk komunikasi di dalam server cluster menggunakan IPC (Inter Processor Communication).

Diskless

DISKLESS

A.    Pengertian jaringan diskless
Jaringan Diskless adalah jaringan yang hanya terdapat satu media penyimpanan harddisk, yaitu komputer server yang mengizinkan client yang tidak dilengkapi dengan media penyimpan seperti harddisk, disket, CDROM dan sebagainya untuk dapat mengaktifkan system operasi.

B.     Peralatan yang Dibutuhkan:
1.    Komputer Server
2.    Komputer Terminal/Client
3.    Koneksi jaringan
4.    Kartu Jaringan
5.    Perangkat Lunak

C.    Cara Kerja Jaringan Diskless.
1.      Booting melalui Jaringan
Booting melalui jaringan merupakan konsep lama, ide dasarnya adalah komputer client dengan kode booting seperti BOOTP atau DHCP dalam memory non-volatile (ROM) chips mendapatkan system seperti file root server dalam suatu jaringan ketika komputer client tidak dilengkapi dengan media penyimpanan. Misalnya harddisk.
2.      Teori Sistem Diskless
Dalam suatu jaringan, setiap komputer yang terhubung dengan komputer lainnya akan melakukan proses pertukaran data yang cukup kompleks. Setidaknya, ada beberapa hal yang dipenuhi komputer-komputer dalam jaringan tersebut, yaitu:
         Kartu Jaringan (ethernet card)
         IP address
         Image Kernel
         dan File system
Untuk mencapai bentuk diskless komputer client dianggap tidak mempunyai harddisk. Dengan demikian, untuk mendapatkan file system server, komputer client menggunakan nomor unik (MAC). Protocol yang digunakan untuk menerjemahkan alamat ke hardware ke IP address adalah BOOTP (boot protocol) dan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Dengan demikian, sebelumnya komputer client diskless harus terdaftar dalam suatu database.
Ketika proses DHCP atau BOOTP dijalankan untuk mendapatkan IP address dan informasi lainnya, komputer client harus men-download kernel yang terletak di server. TFTP (Trivial File Transfer Protocol), namun TFTP ukurannya lebih kecil dari FTP sehingga ikut masuk ke ROM. TFTP menggunakan protocol UDP (User Datagram Protocol) yang bekerja per blok sedangkan FTP menggunakan TCP (Transmission Control Protocol).
Ketika kernel berhasil di-download, kernel kemudian melakukan inisialisasi perangkat keras komputer client yang dimiliki. Akhirnya, komputer client membutuhkan file system root. Untuk itu protocol NFS (Network File System) diperlukan. Dengan NFS komputer client dapat menjalankan system server melalui jaringan. Sebenarnya, proses tersebut berjalan di server namun outputnya di komputer client. Secara sederhana, komputer client hanya menjalankan system operasi yang telah di-download dengan bantuan protocol TFTP sedangkan file system server tetap di server namun output-nya di client.